Tuesday, 2 December 2014

Desa Penuh Kontroversi, Desa Bugil di Inggris



Sekilas, pemandangan di desa terpencil di Inggris ini tidak ada yang istimewa. Namun di balik itu semua ada sesuatu yang menarik perhatian yaitu sebuah desa terpencil di Inggris memberlakukan peraturan yang kontroversial. Pasalnya, warga desa di Spielplatz, Hertfordshire, Inggris, itu memiliki kebiasaan telanjang dalam beraktivitas. Semua aktivitas mereka jalani sehari-hari dilakukan dalam keadaan tanpa benang sehelai pun. Mereka adalah koloni kaum naturalis paling tua di Inggris.

Seperti diberitakan Daily Mail, Selasa (2/12/2014), kehidupan desa yang sangat mengejutkan tersebut didokumentasikan dalam sebuah film dokumenter yang baru-baru ini beredar pertama kalinya di dunia maya.

Bagi warga Spielplatz, beraktivitas tanpa busana telah dilakukan sejak 85 tahun lalu. Pendiri kelompok tersebut adalah pria berusia 82 tahun bernama Iseult Richardson.

Richardson mendirikan kelompok yang dinamakan Naturists ini sejak 1929. Menurutnya, kelompok ini tidak berbeda dengan masyarakat lain.

“Tidak ada perbedaan antara kelompok Naturists dan warga lainnya,” kata Richardson. “Kami semua hidup dengan normal. Kami hanya tidak berbusana saat beraktivitas,” tambahnya.

Rumah-rumah di Spielplatz terdiri dari bungalo dilengkapi dua kamar tidur. Rumah ini dijual seharga 85 ribu poundsterling atau sekira Rp1,6 miliar.

Warga di desa kecil yang terletak di Bricket Wood, Hertfordshire, Inggris, tersebut lebih memilih bugil saat beraktivitas. Mereka hanya berpakaian ketika bekerja di kebun.

Tempat warga berkumpul di desa itu adalah sebuah klab. Di sana mereka biasanya menari, bernyanyi, bermain biliar bersama.
Post a Comment